Monday, 14 June, 2021

Kumpulan Cerita Anak Terbaru 2021 Yang Lucu Dan Bikin Ngakak


Kumpulan Cerita Anak Terbaru 2021 Yang Lucu Dan Bikin Ngakak

Kumpulan Cerita Anak Terbaru 2021 Yang Lucu Dan Bikin Ngakak

Siapa sangka, cerita lucu anak termasuk dapat membuat siapa saja tertawa lepas. Anak-anak sebenarnya kadang waktu membuat tingkah lucu yang tidak disadarinya. Tak disangka pula, cerita-cerita mereka dapat membuat kami terhibur.

Bahkan, cerita lucu anak dapat membuat rasa penat dan penat bekerja menguap. Penasaran bersama dengan cerita lucu anak? Ingin membacanya juga?

Melansir dari laman dongengceritarakyat, Jumat (23/10/2020), simak ulasan informasinya tersebut ini.

Cerita Lucu Anak Tidak Gosok Gigi
Bimo merupakan anak kelas satu Sekolah Dasar. Selain mendapat peringkat pertama di kelasnya, Bimo termasuk cukup tampan. Meski begitu, Bimo miliki satu rutinitas buruk yang cuma diketahui teman-teman sekelasnya. Kebiasaan itu adalah Bimo sering tak menggosok gigi.

Suatu hari sementara ibu wali kelas Bimo tengah mengajar di kelasnya.

Ibu guru: (Berhenti mengajar sejenak) “Bimo, tadi pagi tidak gosok gigi ya?”

Alangkah kagetnya si Bimo. Dia berpikir siapa dari teman-temannya yang mengadu terhadap ibu wali kelasnya itu tentang kebiasaannya.

Bimo: “Kok ibu guru dapat tahu?”
Ibu guru: (Tersenyum) “Coba lihat, ada sisa sayur di gigimu.”
Bimo: (Berteriak bersama dengan riang) “Kalau begitu, ibu salah. Tadi pagi saya sarapan nasi goreng gunakan telur dadar. Terakhir saya makan sayur tiga hari yang lalu.”

Belajar Menulis

Suatu hari, seorang anak yang baru masuk Sekolah Dasar (SD) ditanya oleh kedua orangtua sementara pulang sekolah.

Ibu: “Belajar apa kau hari ini nak?”
Anak: ” Belajar menulis bu.”
Ayah: “Apa yang kau tulis nak?”
Anak: “Tidak menyadari yah, saya belum studi membaca.”

Lomba Lari
Di lapangan, terkandung empat anak yang tengah bersiap-siap untuk lomba lari. Sang pelatih pun menjadi menghitung. “1,2,3, lari!!!” teriak sang pelatih sembari meniup peluit. Namun dari keempat peserta, Paijo justru tidka turut lari.

Pelatih: “Loh kenapa kamu enggak turut lari?”
Paijo: “Lah saya nomer 4 pak. Tadi yang disuruh lari 1,2, dan 3 saja.”

Belajar Bahasa Inggris

Dalam kelas Bahasa Inggris di kelas 3 Sekolah Dasar, Robi tiba-tiba menanyakan terhadap gurunya.

Robi: “Miss, kecuali bhs Indonesia nya Tomorrow apa?”
Guru: “Besok.” (Jawabnya singkat sembari memeriksa kertas ujian murid-muridnya).
Robi: “Sekarang saja Miss.”
Guru: “Enggak dapat dong Mas, jawabannya besok.”
Robi: “Yah Miss, jaman saya tanya satu kata saja dijawabnya besok?”

Panggilan Buat Ibu
Dalam sebuah kelas baru murid Sekolah Dasar kelas 1. Seperti biasanya, antara guru dan murid saling berkenalan.

Guru: “Siapa nama kamu?”
Murid: “Nunung.”
Guru: “Kalau ibu kamu siapa?”
Murid: “Mama?”
Guru: “Maksud ibu, nama ibu kamu?”
Murid: “Iya, Mama.”
Guru: “Okelah. Bagaimana Ayah kamu panggil Ibu kamu?”
Murid: “Eh, monyet.”

Berhitung

Bu Guru: “Siapa yang dapat berhitung?”
Semar: (Mengangkat tangan).
Bu Guru: “Benar kamu dapat berhitung?”
Semar: “Bisa Bu. Ayah yang mengajari.”
Bu Guru: “Baik, coba kami lihat. Setelah tiga, berapa?”
Semar: “Empat.”
Bu Guru: “Bagus, sesudah enam?”
Semar: “Tujuh.”
Bu Guru: “Setelah sembilan?”
Semar: “Sepuluh.”
Bu Guru: “Bagus sekali. Rupanya ayahmu amat menyadari bagaimana mengajar berhitung. Lalu sesudah sepuluh?”
Semar: (Dengan senyum penuh keyakinan) “Jack, Queen, King & AS! bu.”
Bu Guru: “!@#$%^&*+”

Surat Balasan
Guru: “Kenapa kemarin kamu tidak masuk sekolah Bagong?”
Bagong: “Sakit Bu.”
Guru: “Kenapa kamu tidak mengirim surat?”
Bagong: “Percuma bu guru.”
Guru: “Kenapa kamu bilang seperti itu?”
Bagong: “(Menjawab bersama dengan wajah lugu dan polos) Karena setiap saya mengirim surat, saya tak dulu memperoleh surat balasannya.”

Alasan Terlambat Sekolah

Gareng dan Bagong, dua murid Sekolah Dasar yang nakalnya bukan main. Mereka tetap terlambat masuk sekolah dan membuat seribu alasan.

(Hari ini mereka terlambat lagi)
Guru: “Gareng! Kenapa hari ini kamu terlambat lagi?”
Gareng: “Anu, anu, bu, semalam saya mimpi jalan-jalan naik sepeda serupa bapak keliling kota.”
Guru: (Kesal) “Kalau kamu Bagong, kenapa kamu termasuk terlambat!”
Bagong: “Anu, bu, semalam saya mimpi ketemu Gareng tengah jalan-jalan naik sepeda bersama dengan ayahnya, ya telah bu, saya ikutan mereka keliling kota.”
Guru: “#$%^&*”

Tidak Suka Bebek
Hacim merupakan tidak benar satu murid yang bodoh di kelasnya. Tetapi, dia tetap dapat membuat temannya tertawa gara-gara tingkahnya. Bahkan sementara ditanya oleh gurunya sekalipun.

Guru: “Anak anak kecuali kalian ibu beri 2 ekor bebek. Terus dilengkapi 1 bebek perlindungan kawan kalian, berapa kuantitas bebek yang kalian miliki?”
Murid: “3 bu.” (jawab murid lain serempak selain hacim)
Guru: “Pintar kalian. Hacim kenapa diam saja kamu enggak dapat jawab?”
Hacim: “Bisa bu.”
Guru: “Terus kenapa diam?”
Hacim: “Saya enggak bahagia serupa bebek bu. Walaupun di kasih tentu saya jual lagi bu.”
Guru: “@$@$@@@@”

Penemu Alat Elektronik

Bowet sementara tetap SMA jadi seorang siswa biasa dan tak ada yang istimewa dari dirinya. Di sekolah pun, Bowet bukan siswa pandai. Dia justru bahagia membuat gurunya jengkel gara-gara jawaban nyelenehnya .

Salah satunya, sementara si guru beri tambahan pertanyaan kepada Bowet.
Guru: “Coba kamu jawab pertanyaan ibu.”
Bowet: “Iya bu.”
Guru: “Siapa penemu telepon?”
Bowet: “Bapak saya bu.”
Guru: “(Masih sabar). Sekali lagi siapa penemu televisi?”
Bowet: “Bapak saya bu.”
Guru: “(Mulai kesal). Siapa penemu radio?”
Bowet: “Bapak saya bu.”

Gurupun marah bersama dengan jawaban Bowet.

Guru: “Dari tadi saya tanya enggak ada jawaban kamu yang benar. Di tanya penemu telepon, radio dan tv jawaban kamu tetap jawab bapak saya. Memang bapak kamu seorang ilmuwan?”
Bowet: “Bukan bu, bapak saya seorang pemulung.”
Guru: “@$@$@$@$@”